Nak, hidup ini tidak susah..
Tapi harus kuat
Hidup ini tidak ramah,
Tapi bisa takluk
Hidup ini tidak rumit
Hanya saja kau perlu mawas diri
Aku juga pernah menjadi sepertimu
Meledak-ledak, bergelora dan terguncang
Aku juga pernah merasakan sesuatu yg tak jauh berbeda dg mu
Sakit hati, kecewa, terluka dan terlupa
Aku pernah juga menemukan segala yg hampir juga kau temukan dimasamu kini
Cinta, teman dan ada
Nak, hidup ini bukan masa..
Tapi akademi dengan penghargaannya sendiri
Aku pernah menang di satu frase dan mendapatkan ayahmu sbg tropi
Simbolis ketulusan cinta serta penyematan dari kesetiaan kasih
Aku pernah menang disebuah peperangan,
Dengan kisah yg berbeda...
Aku mendapatkanmu bebas menghirup nafas,
setelah aku menang bernegosiasi dg maut, untuk menggantikan posisimu denganku
Nak, sekarang saat mu...
Teruskan estafetku...
Dedicated to my beloved mom
Tina
:)
Aku menari... mengikuti irama yang diciptakan Sang Pemilik hidup untukku... Membuat ritme-nya terlihat halus, indah dan gemulai... Inilah aku.
11.19.2011
10.18.2011
Kalau Saja,..
Aku memimpikan hidup bersama kamu...
Bukan karena nanti aku akan bisa halal memelukmu, atau sah memilikimu..
Hanya saja bagiku adalah sebuah anugerah besar bisa menatapmu berlama-lama...
Hanya saja bagiku adalah suatu hal yang istimewa bahkan lebih jika bisa mendapatimu ada dekat disini...
Aku memimpikan bisa bersama-sama dengan kamu agak jauh lebih lama dari sekedar selamanya,
kalau saja...
Bagiku begitu berarti bisa memandangimu tengah malam, pagi buta atau bahkan saat terjaga membuka mata,
Andai saja...
Hhhh...
Kalau saja,...
Bukan karena nanti aku akan bisa halal memelukmu, atau sah memilikimu..
Hanya saja bagiku adalah sebuah anugerah besar bisa menatapmu berlama-lama...
Hanya saja bagiku adalah suatu hal yang istimewa bahkan lebih jika bisa mendapatimu ada dekat disini...
Aku memimpikan bisa bersama-sama dengan kamu agak jauh lebih lama dari sekedar selamanya,
kalau saja...
Bagiku begitu berarti bisa memandangimu tengah malam, pagi buta atau bahkan saat terjaga membuka mata,
Andai saja...
Hhhh...
Kalau saja,...
10.06.2011
Dear God...If Only
Terkadang aku berdoa pada Tuhan kita, tapi dengan caraku sendiri...
Cara yg mereka bilang adalah jalan agamaku...
"Ya Tuhan satukan kami dengan cara terbaikmu, bukan hanya kami, tapi seluruh keluarga dan kerabat kami.
Jadikanlah kebersatuanku dan dia adalah suatu kebahagiaan juga untuk mereka, bukan hanya kami yang saling mencinta.
Karena Tuhan, ... Kami tak tau apa yang diperbuat oleh pendahulu-pendahulu kami,
sehingga mengakibatkan umatmu terpecah satu sama lain, tercerai berai sana - sini
Tuhan kami tau, kami meyakini ke-Esa-an Mu...
Kami tak memungkiri kami ada karena KuasaMu...
Tapi disini kami memohon keajaibanMu
Atas cinta yang tak pernah kami kehendaki untuk terlukai..."
Bukan aku yang memilihmu, ...
Bukan lantaran kamu lelaki yg menarik,
juga bukan karena aku sedang kesepian.
Perna kamu mendengar "Hati memilih jalannya sendiri?"
Hatiku memilih kamu...
Jangan tanyakan kenapa, karena sebelum kau tanyakan, aku telah bersusah payah jauh-jauh sebelumnya demi untuk menemukan penjelasan paling logis mengenai,
"Alasan aku mencintai kamu"
Dan memang terjadi begitu saja, seakan-akan seluruh alam dan sekitar kita berkonspirasi untuk mmembuat kita bertemu, mengenal, berbicara satu sama lain, tertawa, nyaman dan kemudian jatuh cinta...
Aku hanya sedang beusaha keras untuk mencari alasan terkuat, mengapa aku berdebar-debar saat pertama kali menatapmu, mengapa lidah ini kelu saat pertama kali akan memulai pembicaraan denganmu, dan mengapa begitu istimewa saat pertama kali menciummu...
Hatiku sudah mengisyaratkan sesuatu,
Sesuatu yang entah apa tak juga bisa ku mengerti konkritnya,
Hanya saat aku menjadi sedikit tau, ...
Aku tertarik padamu, saat mata kita bertemu tatap, saat kita bertukar suara, saat kepala ini tak berhenti menunduk, menunjukkan betapa aku menyadari ada sesuatu yang kuat yang mendorongku untuk sekedar menyentuh kamu...
Hanya saja...
Terkadang aku merasa susah, sedang di lain sisi kubu tertegar dalam diriku meneriakkan lantang hak-hak ku untuk memperjuangkan bagian dari kehidupanku..
"Apakah mencintainya adalah dosa, Tuhan? Sungguh aku tak meminta untuk dilenakan saat-saat istimewa bersamanya... Hatiku memilihnya, ... "
Hanya saja, ...
Aku dan bagian dari diriku merasa akan sangat sakit dan tercabik jika saat itu akan tiba...
Baiklah Tuhan ... Tidak ada sesuatupun yang akan terjadi tanpa ijinMu,...
Jika Kau ijinkan kami bertemu,
Kau ijinkan kami saling jatuh cinta,
Kau ijinkan kami bertahan sekian lama,
Maka ijinkanlah kami untuk terus bersama dan bahagia, ...
Atau sembuh setelah sama-sama terluka...
Cara yg mereka bilang adalah jalan agamaku...
"Ya Tuhan satukan kami dengan cara terbaikmu, bukan hanya kami, tapi seluruh keluarga dan kerabat kami.
Jadikanlah kebersatuanku dan dia adalah suatu kebahagiaan juga untuk mereka, bukan hanya kami yang saling mencinta.
Karena Tuhan, ... Kami tak tau apa yang diperbuat oleh pendahulu-pendahulu kami,
sehingga mengakibatkan umatmu terpecah satu sama lain, tercerai berai sana - sini
Tuhan kami tau, kami meyakini ke-Esa-an Mu...
Kami tak memungkiri kami ada karena KuasaMu...
Tapi disini kami memohon keajaibanMu
Atas cinta yang tak pernah kami kehendaki untuk terlukai..."
Bukan aku yang memilihmu, ...
Bukan lantaran kamu lelaki yg menarik,
juga bukan karena aku sedang kesepian.
Perna kamu mendengar "Hati memilih jalannya sendiri?"
Hatiku memilih kamu...
Jangan tanyakan kenapa, karena sebelum kau tanyakan, aku telah bersusah payah jauh-jauh sebelumnya demi untuk menemukan penjelasan paling logis mengenai,
"Alasan aku mencintai kamu"
Dan memang terjadi begitu saja, seakan-akan seluruh alam dan sekitar kita berkonspirasi untuk mmembuat kita bertemu, mengenal, berbicara satu sama lain, tertawa, nyaman dan kemudian jatuh cinta...
Aku hanya sedang beusaha keras untuk mencari alasan terkuat, mengapa aku berdebar-debar saat pertama kali menatapmu, mengapa lidah ini kelu saat pertama kali akan memulai pembicaraan denganmu, dan mengapa begitu istimewa saat pertama kali menciummu...
Hatiku sudah mengisyaratkan sesuatu,
Sesuatu yang entah apa tak juga bisa ku mengerti konkritnya,
Hanya saat aku menjadi sedikit tau, ...
Aku tertarik padamu, saat mata kita bertemu tatap, saat kita bertukar suara, saat kepala ini tak berhenti menunduk, menunjukkan betapa aku menyadari ada sesuatu yang kuat yang mendorongku untuk sekedar menyentuh kamu...
Hanya saja...
Terkadang aku merasa susah, sedang di lain sisi kubu tertegar dalam diriku meneriakkan lantang hak-hak ku untuk memperjuangkan bagian dari kehidupanku..
"Apakah mencintainya adalah dosa, Tuhan? Sungguh aku tak meminta untuk dilenakan saat-saat istimewa bersamanya... Hatiku memilihnya, ... "
Hanya saja, ...
Aku dan bagian dari diriku merasa akan sangat sakit dan tercabik jika saat itu akan tiba...
Baiklah Tuhan ... Tidak ada sesuatupun yang akan terjadi tanpa ijinMu,...
Jika Kau ijinkan kami bertemu,
Kau ijinkan kami saling jatuh cinta,
Kau ijinkan kami bertahan sekian lama,
Maka ijinkanlah kami untuk terus bersama dan bahagia, ...
Atau sembuh setelah sama-sama terluka...
9.13.2011
Kepala Cenat-Cenut Karena Cinta
Deeuuuhhh..
emang asik ni main-main photoshop, scape, lightroom dsb..
kalo udah ada yg mo di buat, konsep udah dapet, autis deh!
Setelah bikin ini saya bener-bener mengalami SMASHmomment
"Kepala cenat-cenut" lantaran melototin satu-satu font, pilih2 font,
resize, crop, layer, layer lagi,...HAIS!!!
Ujung-ujungnya saya ga bisa bikin yg secakep punya doi...
buuuuuuw...
emang asik ni main-main photoshop, scape, lightroom dsb..
kalo udah ada yg mo di buat, konsep udah dapet, autis deh!
Setelah bikin ini saya bener-bener mengalami SMASHmomment
"Kepala cenat-cenut" lantaran melototin satu-satu font, pilih2 font,
resize, crop, layer, layer lagi,...HAIS!!!
Ujung-ujungnya saya ga bisa bikin yg secakep punya doi...
buuuuuuw...
8.11.2011
Depresi
aku melihatmu...
kacau.
aku melihatmu...
risau.
kukumu patah,
setelah kau gores di tembok
ukirkan sebuah nama..
menyerupai namaku.
Matamu merah saga,
marah...
setelah berhari-hari menatap pongah
pada gambar berbingkai
serupai gambar wajahku
Tanganmu berdarah...
meremas tajam sesuatu dalam genggammu...
oh,..
hatiku berdenyut gelisah disana...
"lepaskan hei,... dia meronta"
kacau.
aku melihatmu...
risau.
kukumu patah,
setelah kau gores di tembok
ukirkan sebuah nama..
menyerupai namaku.
Matamu merah saga,
marah...
setelah berhari-hari menatap pongah
pada gambar berbingkai
serupai gambar wajahku
Tanganmu berdarah...
meremas tajam sesuatu dalam genggammu...
oh,..
hatiku berdenyut gelisah disana...
"lepaskan hei,... dia meronta"
di sudutku..
merenungkan sesuatu..
11.08.11
7.26.2011
*Belum Kurenungkan Judulnya*
Aaargghh!!...
Kata-katamu merajam dalam otakku!!
Jari – jemarimu tembus kelabu sisi penuhnya…
Dipenuhi namamu…lagi
Aaaargghhh!!...
Larik-larik bait puisimu aliri darahku…
Bersenandung lewat desir darah dan helah nafasku
Lamat-lamat…
Menyebar…
Hangat.
Hhh,..
Lelah juga menatap fotomu!
Bingkainya batasi jemariku tuk menyentuhmu lebih dekat.
Lalu,..
Kapan kau nikahi aku eh?
Room 12 (12/04/10)
7.05.2011
All About BC
it's all about you BC...
bakal ada yg begini ini di kubikel kerja saya...
post it- post it bernasib sial yang harus kita corupt untuk menyampaikan "something" yg kadang hanya efektif jika diverbalisasikan...
sebodo ah!
lebih asik begini!!!
:))
kalo yang ini mah saya pas lagi iseng...
dari pada nganggur, bukalah si saliyem a.k.a laptop jaman purba saya
dikit tempel sono-sini,
merangkai kata (bgitu doang juga)
jadi deh...
mayan ... si BC bisa bersemu-semu a la bbm tu
xixixi
:))
yang ini saya buat di suatu siang, dalam kamar kost, dengan duduk diatas kasur
dan (lagi) berbekal saliyem dan setumpukan kata-kata yang memenuhi dada,
dan lagi...saking nganggurnya pula...
jadilah ini...
ada salah kata tu... "it" mustinya jadi "it's"...gitu kata si BC
(okay ...I know... kamu editor handal, dear..)
Woooopss!!!
:-O
yang ini nampaknya agak-agak "HOT"
come on!
lihat ke art-nya...
ini rangkuman dari momment-momment yg kita lalui bersama...
hihiiiii
:">
this is the last ...
yang paling terakhir yang saya buat ya ini
nothin' special...
hanya mencari media untuk menyampaikan sesuatu yang kadang susah diverbalisasikan...
That's all!!!
benernya saya juga lagi bingung mo posting apa...
udah berapa lama juga gak posting...
:)
Langganan:
Postingan (Atom)





